PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, mengumumkan bahwa tingkat kemiskinan di Kalimantan Tengah pada periode Maret 2025 mengalami penurunan signifikan menjadi 5,19 persen atau setara dengan 147.800 jiwa. Kabar baik ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran.

Maryani Sabran menyampaikan bahwa penurunan angka kemiskinan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait. Ia juga mengapresiasi berbagai program dan kebijakan yang telah dilaksanakan oleh Pemprov Kalteng dalam upaya menanggulangi kemiskinan.

"Kami memberikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng atas capaian ini. Penurunan angka kemiskinan menunjukkan bahwa program-program yang dilaksanakan telah berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Maryani Sabran, Jumat, 21 November 2025.

Lebih lanjut, Maryani Sabran berharap agar Pemprov Kalteng tidak berpuas diri dengan capaian ini. Ia mendorong agar pemerintah daerah terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan hingga mencapai tingkat yang paling rendah.

Selain itu untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan sinergi dari semua pihak baik Stakeholder, masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengatasi kemiskinan di Kalteng.

"Masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kami berharap Pemprov Kalteng terus berinovasi dan meningkatkan efektivitas program-program penanggulangan kemiskinan," tambahnya. (PATHUR/j)