BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bagian Pelestarian Pencari Donor Darah Sukarela (P2D2S) Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Palangka Raya Seprerariadie menyebutkan, hingga saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) hanya mampu memenuhi 25 persen kebutuhan darah per bulan.


Dalam kegiatan rutin donor darah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Kamis (24/11/2016), Seprerariadie mengatakan, kegiatan donor darah seperti yang dilakukan BI Kalteng ini sangat membantu pihaknya memenuhi kebutuhan darah di daerah setempat yang masih mengalami kekurangan persediaan setiap bulannya.

"Kebutuhan darah di kota Palangka Raya ini mencapai angka 400-500 kantung setiap bulannya. Tapi dari jumlah tersebut kita baru bisa memenuhi sekitar 25 persen dari kebutuhan atau sekitar 100 kantung," ungkap Seprerariadie.

Ia mengatakan, kurangnya persediaan darah di Kota Cantik ini lebih banyak karena kurangnya kepedulian masyarakat untuk bergerak memberikan darahnya kepada yang membutuhkan. Selain itu, masih banyak instansi pemerintah maupun swasta yang belum melaksanakan aksi donor darah.

"Kami berharap dan menghimbau agar setiap instansi pemerintah maupun swasta di kota Palangka Raya dapat rutin gelar aksi donor darah. Yah, minimal tiga bulan sekali. Kami juga mengharapkan masyarakat umum lebih meningkatkan kesadaran dan kepedulian dalam membantu sesama yang membutuhkan tranfusi darah," harapnya.

Sementara itu Plt Kepala KPw BI Kalteng yang juga Deputi bidang Ekonomi Moneter BI Kalteng, Setian mengatakan, kegiatan donor darah merupakan kegiatan rutin BI Kalteng yang diselenggarakan tiap tahun sebagai bentuk kepedulian keluarga besar BI Kalteng.

"Kegiatan ini dalam rangka membantu memenuhi persediaan darah di beberapa daerah yang mengalami kekosongan. Target kegiatan kali ini sekitar 300 kantung darah karena pada kegiatan sebelumnya berhasil mengumpulkan lebih dari 250 kantung darah," ujarnya.

Selain donor darah, BI Kalteng juga menyerahkan bantuan berupa satu unit mobil Toyota Kijang boks kepada UTD PMI Kota Palangka Raya.

"Kami memberikan bantuan mobil untuk UTD PMI Palangka Raya dengan harapan dapat meningkatkan mobilitas mereka dalam melaksanakan tugas," tutup Setian. (TESTI PRISCILLA/m)