SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur  (Kotim) AKBP Muhammad Fadli menyatakan bahwa kemungkinan banyak kepala desa (kades) di daerahnya akan terbukti positif jika seluruh kades dilakukan tes urine. 

"Kemarin hanya ada beberapa yang dites, belum semuanya. Kemungkinan kalau dites semua akan banyak yang positif," katanya saat ditemui usai menjadi narasumber talk show, Rabu, 20 November 2025. 

Ia mengungkapkan tes urine baru dilakukan pada beberapa kepala desa. Sementara jumlah kepala desa di Kotim sebanyak 168 orang dari 17 kecamatan. Ia menilai jika seluruh Kades dites urine, kemungkinan besar banyak yang hasilnya positif. 

"Belum lagi Camat dan lurah yang ada di Kotim," imbuhnya. 

Hal tersebut ia ungkapkan mengingat adanya hasil tes urine yang positif saat  kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di DPRD Kotim belum lama ini 

Dari sosialisasi tersebut, tiga kades telah terbukti positif penyalahgunaan zat adiktif. Namun, mereka bukan menyalahgunakan sabu-sabu melainkan obat-obatan. Saat ini, para kades tersebut masih diobati secara rawat jalan.

Untuk menindaklanjuti hal ini, BNNK Kotim bersama pemerintah daerah akan melakukan tes urine terhadap kades yang belum terlayani.

"Mungkin nanti akan ada gelombang kedua, namun kita belum memastikan kapan," jelas Fadli.

Tujuan pelaksanaan tes urine secara luas ini adalah untuk mengontrol tingkat penyalahgunaan narkoba di tingkat desa, keluar maupun kecamatan. 

"Untuk waktunya kita masih belum bisa tentukan, namun kami minta dukungan semua pihak agar kegiatan dapat terlaksana," tutupnya. (DEVIANA/y)