KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Insiden tabrak lari terjadi di Jalan Poros, Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Peristiwa nahas yang menimpa seorang pemuka agama setempat, Habib Umar Assegaf, ini berlangsung pada Jumat, 21 November 2025 sekitar pukul 10.12 WITA.

Detik-detik kecelakaan tersebut sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di area Jembatan 3.

Dalam insiden itu, korban yang tengah mengendarai motor ditabrak mobil yang diidentifikasi sebagai Daihatsu Sigra. Akibat benturan keras tersebut, korban langsung terkapar di badan jalan.

Sangat disayangkan, pasca insiden terjadi, pengemudi mobil tidak menghentikan laju kendaraannya untuk bertanggung jawab. Mobil tersebut segera berlalu meninggalkan lokasi kejadian. 

Berdasarkan pengamatan visual, mobil Daihatsu Sigra yang kabur itu mengalami kerusakan yang cukup terlihat pada bagian bemper depan.

Warga sekitar yang menyadari adanya kecelakaan segera berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Melihat kondisi korban yang tergeletak, warga bersama relawan bergerak cepat melakukan evakuasi.

Habib Umar Assegaf kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) H. Boejasin Pelaihari untuk mendapatkan penanganan medis yang intensif.

Azim, seorang relawan yang turut membantu menginformasikan kejadian ini, sangat menyayangkan tindakan pengemudi yang melarikan diri. Ia berharap agar pelaku segera sadar dan bertanggung jawab atas perbuatannya. 

"Semoga penabrak Habib Umar Assegaf Benua Raya ada itikad baik, sidin (beliau) dibawa ke RS Boejasin Pelaihari," ungkap Azim.

Hingga berita ini diturunkan, doa terus mengalir dari masyarakat agar Habib Umar Assegaf tidak mengalami cedera yang fatal dan segera diberikan kesembuhan.

Warga juga berharap agar pihak berwenang dapat segera mengidentifikasi dan menemukan pengemudi mobil tersebut berbekal rekaman CCTV dan ciri-ciri kerusakan pada kendaraan pelaku. (SABRIANOOR)