PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pesta Paduan Suara Gerejani atau Pesparani Katolik tingkat Provinsi Kalimantan Tengah untuk pertama kalinya resmi dibuka Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, pada Jumat malam, 21 November 2025, di GOR Indoor Jalan Tjilik Riwut Km 5,5, Palangka Raya. Pembukaan ini menandai tonggak baru bagi umat Katolik di Kalteng dalam pengembangan kegiatan seni dan liturgi gerejani.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya Pesparani perdana ini. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang berekspresi bagi umat Katolik melalui musik dan liturgi, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi di tengah kemajemukan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh kebersamaan dalam bingkai Huma Betang,” kata Agustiar.

Pesparani I Kalteng yang digelar hingga 23 November 2025 ini mengusung tema “Bernyanyi dalam Kasih, Bertumbuh dalam Iman, dengan Semangat Huma Betang Menuju Kalteng Berkah dan Kalteng Maju.” Tema tersebut dipilih untuk menegaskan peran Pesparani sebagai wahana pembinaan iman, sekaligus sebagai upaya memperkuat nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan beragama.

Sebanyak kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah ambil bagian dalam ajang ini. Mereka bertanding dalam berbagai cabang lomba, mulai dari paduan suara anak, remaja, hingga dewasa; mazmur; tutur kitab suci; hingga cerdas cermat rohani. Beragam kategori itu diharapkan menjadi ruang pembinaan bakat dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni liturgi Katolik.

Ketua Panitia Pesparani, Sutoyo, menjelaskan bahwa persiapan kegiatan melibatkan koordinasi intensif dengan LP3KD kabupaten/kota dan berbagai pihak lainnya. Menurut dia, antusiasme peserta mencerminkan harapan besar agar Pesparani dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat identitas dan solidaritas umat Katolik di Kalteng.

Selain pertunjukan lomba, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah hadiah undian bagi peserta dan masyarakat yang hadir, termasuk satu unit mobil, beberapa sepeda motor, serta paket perjalanan rohani ke Holyland. Kehadiran hadiah tersebut, menurut panitia, menjadi bagian dari upaya meningkatkan partisipasi dan merayakan sukacita iman secara lebih meriah.

Pembukaan Pesparani juga diisi dengan penampilan paduan suara gabungan yang melibatkan peserta dari berbagai kabupaten/kota. Sorak antusias dan suasana hangat mewarnai malam pembukaan, menandai harapan baru bahwa Pesparani akan terus berkembang menjadi ruang pembinaan iman serta penguatan kerukunan di Kalimantan Tengah pada masa mendatang. (TESTI PRISCILLA/j)