PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Unsur pimpinan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi DKI Jakarta. Rombongan yang terdiri atas Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, Wakil Ketua I Riska Agustin, Wakil Ketua II Muhammad Ansyari, dan Wakil Ketua III Junaidi ini bertujuan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait tugas dan fungsi DPRD.

Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, menjelaskan bahwa kunjungan ini fokus pada pengawasan pelaksanaan peraturan daerah (Perda) serta sinergi program kerja DPRD untuk tahun anggaran 2026.

"Kami ingin belajar dari DPRD DKI Jakarta mengenai mekanisme pengawasan Perda yang efektif dan bagaimana menyusun program kerja yang sinergis," ujarnya, Sabtu 22 November 2025.

Arton menambahkan bahwa DPRD DKI Jakarta memiliki pengalaman yang lebih banyak dalam mengawasi pelaksanaan Perda, mengingat kompleksitas permasalahan di ibu kota.

"Kami berharap dapat mengadopsi praktik-praktik baik yang telah diterapkan di DKI Jakarta untuk meningkatkan efektivitas pengawasan Perda di Kalteng," katanya.

Selain pengawasan Perda, kunjungan ini juga membahas mengenai penyusunan program kerja DPRD yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada hasil.

"Kami ingin memastikan bahwa program kerja DPRD benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalteng," ungkap Arton.

Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, menambahkan bahwa sinergi program kerja antara DPRD Kalteng dan DPRD DKI Jakarta juga menjadi salah satu agenda penting dalam kunjungan ini.

"Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan DPRD DKI Jakarta dalam berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi DPRD Kalteng dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga legislatif.

"Kami optimis bahwa dengan belajar dari pengalaman DPRD DKI Jakarta, kami dapat meningkatkan kinerja DPRD Kalteng dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," pungkas Arton. (PATHUR/y)