BORNEONEWS, Banjarmasin - Musibah kebakaran kembali melanda Kota Banjarmasin dan terjadi di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Teluk Tiram Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Sabtu siang, 22 November 2025. Kejadian yang berlangsung di tengah hari bolong ini sontak membuat geger warga sekitar yang sedang beraktivitas.
Laporan mengenai kemunculan api pertama kali diterima oleh pihak relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) sekitar pukul 12.23 WITA. Saat informasi pertama masuk, kepulan asap hitam pekat sudah tampak membumbung tinggi dan terlihat jelas dari kejauhan. Kondisi permukiman yang rapat membuat warga khawatir api akan cepat merambat.
"Api di belakang SMAN 4, tolong, di Teluk Tiram dekat Pasar Jumput," ucap salah satu warga dengan nada mendesak kepada relawan.
Merespons panggilan darurat tersebut, beberapa unit armada Damkar dan BPK se-Banjarmasin segera memacu kendaraannya menuju lokasi kejadian.
Pada pukul 12.31 WITA, relawan di lapangan mengabarkan situasi yang kian genting di mana api makin berkobar tepat di akses masuk area SMAN 4.
Para petugas pemadam kebakaran harus berjibaku dengan cepat dan taktis untuk memutus jalur api.
Situasi sempat sangat menegangkan karena jilatan api hampir saja membakar bangunan sekolah SMAN 4 Banjarmasin. Beruntung, berkat kerja keras tim gabungan, perambatan api ke fasilitas pendidikan tersebut dapat dicegah tepat waktu.
Setelah upaya pemadaman yang intensif, si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan. Penurunan intensitas api dilaporkan terjadi pada pukul 12.49 WITA, yang ditandai dengan berubahnya warna asap hitam menjadi putih. Kendati demikian, tim di lokasi tidak langsung menarik mundur armada dan tetap menyiagakan selang air.
Hingga berita ini ditulis, tim Damkar masih terus melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala di antara reruntuhan. Belum diketahui secara pasti jumlah bangunan yang hangus maupun ada tidaknya korban jiwa dalam musibah ini, karena proses pendataan baru akan dilakukan setelah situasi benar-benar aman. (SABRIANOOR/j)









