SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meraih juara umum II pada Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 yang digelar di Muara Teweh, Barito Utara.

“Alhamdulillah, Kotim kembali meraih juara umum dua pada MTQH tahun ini. Meski belum berhasil mempertahankan gelar juara umum, tetapi prestasi kita tetap stabil di lima besar,” kata Ketua LPTQ Kotim, Fajrurrahman, Sabtu, 22 November 2025.

Fajrurrahman memaparkan, dalam tiga tahun terakhir Kotim selalu berada di posisi atas pada 2023 Juara Umum II, 2024 Juara Umum I, dan 2025 Juara Umum II.

Pada MTQH XXXIII kali ini, tuan rumah Barito Utara meraih juara umum dengan nilai 358, disusul Kotim dengan 333, kemudian Murung Raya (237), Katingan (201), dan kabupaten lainnya. Sehingga Kotim tidak memiliki selisih nilai yang terpaut jauh.

Adapun, Kotim mengirim 111 kafilah untuk mengikuti seluruh cabang lomba yang dilaksanakan sejak 14–22 November 2025. Cabang yang diikuti meliputi Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hifzil Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syahril Al-Qur’an, Kaligrafi Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Musabaqah Al-Hadist

Dari seluruh cabang tersebut, Kotim berhasil meraih 9 predikat Terbaik I cabang lomba Mujawwad Remaja, Hafalan Al-Qur’an, Tilawah, dan Tafsir. Kemudian 5 predikat Terbaik II, 6 predikat Terbaik III, dan 15 juara harapan.

Fajrurrahman menuturkan pelaksanaan MTQH berjalan lancar dan proses penjurian berlangsung sangat ketat. Mekanisme penjurian objektif, sehingga peserta terbaik benar-benar dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Meski belum mempertahankan gelar juara umum, Fajrurrahman tetap optimistis Kotim dapat tampil lebih kuat pada MTQH berikutnya.

“Selisih nilai kita tidak terlalu jauh dari juara umum. Ini menjadi bahan evaluasi agar tahun depan Kotim bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, tujuan utama MTQ bukan sekadar meraih gelar juara, melainkan menumbuhkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (DEWI PATMALASARI/y)