BORNEONEWS, Palangka Raya - Penampilan Paduan Suara Anak atau PSA menjadi salah satu rangkaian lomba yang menarik perhatian dalam Pesparani I Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025.
Kategori ini menghadirkan suara-suara muda yang menjadi harapan pembinaan musik liturgi di masa mendatang. Ajang tersebut juga menjadi momentum penting bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam kompetisi tingkat provinsi.
Kontingen PSA dari Kota Palangka Raya hadir dengan kekuatan 30 anak. Mereka dipimpin Dirigen Timbul Raja Oloan Sinaga, dengan pendampingan Pelatih Josephine Puji dan Yohana Sri Rahayu sebagai pendamping tim. Kehadiran tim ini menambah semarak lomba karena melibatkan anak-anak yang telah berlatih intensif untuk tampil dalam ajang perdana Pesparani tingkat provinsi.
Pada tahun ini, kategori PSA hanya diikuti tiga tim dari seluruh Kalimantan Tengah. Jumlah peserta yang terbatas tidak mengurangi kualitas kompetisi, sebab ketiga tim diharapkan mampu menunjukkan penampilan terbaik sebagai dasar seleksi menuju tingkat nasional. Pemenang dari kategori ini akan dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Tengah pada Pesparani Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.
Tim PSA Palangka Raya membawakan dua lagu dalam kompetisi tersebut, yakni lagu wajib “Tuhan Firman-Mu Kupuji” dan lagu pilihan “Yesus Tuhan dan Allahku”. Penampilan ini menjadi hasil latihan panjang yang dijalani para peserta bersama pelatih mereka. Harmoni suara dan penghayatan lirik menjadi fokus utama dalam penyajian karya musik gerejani itu.
Para pelatih menilai bahwa keterlibatan anak-anak dalam Pesparani bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga pembinaan iman dan karakter melalui seni liturgi. Melalui latihan bersama, peserta diajarkan tentang kedisiplinan, kebersamaan, dan penghayatan nilai rohani dalam setiap karya yang mereka nyanyikan. Hal itu menjadi bagian dari tujuan utama Pesparani dalam membentuk generasi muda yang mencintai liturgi.
"Dengan terselenggaranya lomba PSA tahun ini, diharapkan pembinaan paduan suara anak di Kalimantan Tengah dapat semakin berkembang, " kata Ketua Pelaksana Pesparani I Tingkat Kalteng, Sutoyo.
Pesparani menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar tampil percaya diri, bekerja sama, serta mencintai musik gereja sebagai bagian dari kehidupan beriman mereka. Kontingen Palangka Raya pun berharap dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama daerah pada ajang nasional mendatang. (TESTI PRISCILLA/y)









