BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi dengan PMI Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan pelayanan kesehatan dan sosial di lingkungan pendidikan. Bertempat di SDS IT (Islam Terpadu) Babussalam Kapuas, kegiatan yang berlangsung pada Senin, 24 November 2025 ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pemerintahan (EKP) Kabupaten Kapuas, Septedy, yang hadir mewakili pemerintah daerah.
Kegiatan kemanusiaan ini mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah. Mulai dari jajaran yayasan, para guru, hingga ratusan siswa-siswi tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Program ini dirancang tidak hanya sebagai pelayanan medis semata, tetapi juga sebagai sarana edukasi interaktif untuk menanamkan nilai-nilai kesehatan di lingkungan sekolah.
Fokus utama kegiatan bagi para siswa adalah sosialisasi dan praktik langsung mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun. Selain itu, para siswa juga diajak untuk memahami dan menerapkan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sementara itu, bagi para tenaga pendidik, PMI menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan khusus. Pemeriksaan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan fisik para guru yang memegang peranan vital dalam pendidikan.
Selain pemeriksaan fisik, diberikan pula edukasi mendalam terkait upaya pencegahan penyakit menular serta pentingnya menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan sekolah agar tetap kondusif.
Dalam sambutannya, Septedy memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PMI ini. Ia menekankan bahwa kegiatan semacam ini adalah langkah strategis dalam membentuk budaya sehat.
"Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan memiliki dampak besar dalam mencegah berbagai penyakit seperti diare, flu, batuk, dan infeksi lainnya, sehingga harus dimulai sejak usia dini agar menjadi perilaku sehari-hari," ucap Septedy.
Lebih lanjut, Septedy juga menyoroti pentingnya kesehatan para dewan guru. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan adalah upaya menjaga produktivitas tenaga pengajar. Dengan kondisi fisik yang prima dan sehat, para guru diharapkan mampu melahirkan pembelajaran yang berkualitas serta menciptakan atmosfer lingkungan sekolah yang produktif bagi tumbuh kembang anak didik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan PMI Provinsi Kalteng, Ketua PMI Kapuas, Noor Fazariah Kamayanti, Ketua Yayasan Ponpes Babussalam, Ahmad Baihaki, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Aspiansyah, serta pihak Bawaslu Kapuas. (SABRIANOOR/j)









