PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah video yang beredar luas di grup WhatsApp pada Sabtu, 22 November 2025, menunjukkan sebuah mobil pick up pengangkut material mengalami kecelakaan tunggal di jembatan kayu Muara Jalan Lingkar Dalam Hiu Putih (simpang tiga Jalan Mahir Mahar - Jalan Lingkar Dalam Hiu Putih, Kota Palangka Raya). Akibat kecelakaan tersebut, jembatan kayu ambruk dan mengalami disfungsi.

Jembatan kayu ini merupakan sarana alternatif utama bagi warga sekitar, sehingga ambruknya jembatan ini tentu mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.

Menanggapi kejadian ini, Plt Kepala Dinas PUPR Palangka Raya, Fahrial Anchar, menyatakan bahwa perbaikan jembatan tersebut menjadi prioritas peningkatan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

"Untuk jembatan yang ambruk tersebut sudah kita masukan dan kita anggarkan serta kita kerjakan mulai tahun depan, yaitu 2026," ujarnya, Senin, 24 November 2025

Fahrial Anchar menambahkan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya akan melakukan peningkatan atau pembangunan infrastruktur sesuai dengan skala prioritas yang telah ditetapkan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Dengan adanya komitmen dari Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memperbaiki jembatan tersebut, diharapkan aktivitas dan mobilitas warga sekitar dapat segera kembali normal.

"Masyarakat pun diimbau untuk bersabar dan memahami bahwa proses pembangunan membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang," pungkasnya. (PATHUR/j)