PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya Sumadi mengingatkan pelaku usaha kafe dan restoran di kota setempat untuk lebih banyak menerapkan pembayaran modern seperti QRIS, dengan tujuan meningkatkan transparansi transaksi dan mendorong kontribusi yang lebih optimal pada pajak daerah.

Menurut Sumadi, pembayaran modern bukan hanya memudahkan pelanggan, tetapi juga menjadi alat penting untuk memastikan omzet usaha tercatat secara riil.

"Banyak kafe dan resto yang masih menggunakan transaksi tunai yang sulit dipantau. Dengan QRIS, setiap transaksi tercatat secara digital, sehingga pelaku usaha lebih mudah melaporkan pajak sesuai dengan kenyataan," ujarnya, Senin, 24 November 2025.

Sumadi menambahkan bahwa kontribusi kafe dan resto terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sangat potensial untuk ditingkatkan. 

"Kita tidak ingin ada pelanggaran kepatuhan pajak karena kesulitan pencatatan. Pembayaran modern adalah solusi praktis yang bisa menguntungkan kedua pihak: usaha lebih mudah mengelola keuangan, dan daerah mendapatkan kontribusi pajak yang layak untuk pembangunan," tegasnya.

Sumadi juga mengimbau, dinas terkait untuk melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha kafe dan resto tentang manfaat serta cara penerapan pembayaran modern guna meningkatkan kepatuhan pajak. (MARINI/j)