BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya Hap Baperdu meminta pemerintah kota untuk memastikan ekonomi dan jajanan minuman lokal mendapatkan tempat yang utama di pusat berbelanja modern yang semakin banyak bermunculan di kota tersebut.
Hap menyatakan kekhawatiran bahwa perkembangan pusat berbelanja modern seringkali lebih condong ke arah produk dan usaha luar daerah, sehingga meminggirkan pelaku usaha lokal yang menjual jajanan lokal.
"Pusat berbelanja modern adalah destinasi yang ramai, tapi itu harus juga menjadi panggung untuk mempromosikan jajanan dan produk lokal. Bukan hanya untuk menarik pengunjung, tapi juga untuk melestarikan budaya kuliner kita dan memberdayakan usaha kecil masyarakat setempat," ujar Hap, Senin, 24 November 2025.
Ia menambahkan bahwa pemerintah harus membuat kebijakan yang mendukung, seperti memberikan potongan sewa kios untuk pelaku usaha lokal, menyediakan zona khusus untuk jajanan lokal, atau mengadakan acara promosi produk lokal secara teratur di pusat berbelanja.
"Kita tidak mau pusat berbelanja modern hanya menjadi 'tempat belanja luar', tapi juga 'rumah' bagi ekonomi lokal. Ketika jajanan lokal ada di sana, pengunjung akan mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap, dan usaha lokal juga bisa merambah pasar yang lebih luas," tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi lokal merupakan kunci utama bagi percepatan pertumbuhan daerah. Menurutnya, potensi ekonomi yang dimiliki Kota Palangka Raya harus dikelola secara terencana, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. (MARINI/j)









