JAKARTA –

BORNEONEWS, Pekanbaru - Garudayaksa FC  membungkam tuan rumah PSPS Pekanbaru 1-0  di kandang sendiri di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Riau, Senin, dalam laga Liga Championship.

PSPS mencoba tampil agresif  yang membuat mereka berlari lebih banyak ketimbang biasanya. 

Pada menit ke-7, Asir Asiz membuat  peluang setelah menusuk pertahanan lawan namun umpan tariknya mengarah lembut ke pelukan kiper Garudayaksa, Rudy.

Tim tamu tak tinggal diam pada menit ke-11, bola lambung dari Rudy diteruskan Everton kepada Ryu namun tendangan melengkungnya melebar.

PSPS kesulitan mengimbangi duel di udara. Pemain belakang Garudayaksa Concha Razzouk dengan tinggi hampir dua meter menjadi tembok yang membuat setiap upaya PSPS terpatahkan.

PSPS mendapat kesempatan emas  pada menit ke-37 ketika  Andy Harjito yang lolos dari kawalan Concha. Namun Andy terlambat mengeksekusi. 

Pada menit ke-52 babak kedua, Birrul melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan atas, namun kiper Darmawan terbang menyelamatkan PSPS dari kebobolan.

Ketegangan meningkat pada menit ke-63 saat Asir lolos dari kawalan. pemain Garudayaksa Birrul mengejar dari belakang dan terjadi kontak sehingga Asir jatuh. Wasit Roberto Putra menghentikan laga dan memeriksa VAR.

Keputusan keluar pada menit ke-67.  Birrul diusir dan PSPS diberikan tendangan bebas dekat kotak penalti.

Eksekusi Rafly membentur pagar hidup membuat seluruh Stadion Kaharuddin Nasution kecewa.

Pada menit ke75, Asir Azis menemukan ruang di sisi kiri dan berhadapan dengan Rudy. Akan tetapi kiper Garudayaksa itu tampil cekatan menutup sudut untuk  menepis bola. 

Saat PSPS makin menekan, Garudayaksa justru mencuri momentum pada menit ke-80 dari sepak pojok.

Agus Nova menanduk bola dengan sempurna membuat Garudayaksa memimpin 1–0 di kandang lawan.

Garudayaksa yang bermain dengan 10 pemain malah lebih sering menguasai bola pada waktu tambahan 9 menit. 

ANTARA