PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan setelah meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Sewindu CSR Indonesia Award 2025 yang digelar pada 24–25 November 2025 di Hotel Grand Candi, Semarang.

SSMS berhasil menyabet Peringkat Gold untuk kategori Didaktita Pratama Unggul dan Peringkat Gold untuk kategori Cipta Karya Mandiri.

Mewakili SSMS, Manager CSR Abdur Rohman, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti kuat bahwa program CSR perusahaan bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian strategis dari arah bisnis perusahaan.

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa komitmen CSR SSMS telah terintegrasi dalam strategi bisnis berkelanjutan kami,” jelas Abdur Rohman, Senin, 24 November 2025.

Dia menegaskan bahwa SSMS berfokus pada pertumbuhan perusahaan yang berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. 

“Kami memastikan setiap langkah bisnis tetap selaras antara pertumbuhan perusahaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Terpisah, Prof. Jaeni, Guru Besar Komunikasi dan Pertunjukan Seni Teater ISBI Bandung yang menjadi pembicara kunci pada acara tersebut, menekankan bahwa CSR kini bukan lagi dipandang sebagai aktivitas filantropi semata.

“CSR adalah strategi inti perusahaan. Citra positif CSR, terutama pada bidang Sosial Budaya dan Kearifan Lokal, merupakan modal sosial yang sangat penting bagi keberlanjutan korporasi,” jelasnya.

Prof. Jaeni juga mengingatkan pentingnya transparansi publik dalam menjaga keberlanjutan perusahaan. 

“Kepercayaan publik hanya dapat diraih melalui transparansi. Tanpa itu, keberlanjutan hanya menjadi wacana,” jelasnya.

Kemenangan SSMS dalam ajang nasional ini memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemimpin di industri kelapa sawit yang menjunjung tinggi nilai keberlanjutan dan kontribusi sosial.

Penghargaan ini dinilai semakin menegaskan reputasi SSMS sebagai perusahaan yang mampu menggabungkan kinerja bisnis dengan tanggung jawab sosial secara konsisten. (WAHYU KRIDA/R)