PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam Sewindu CSR Indonesia Award 2025, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) turut berkontribusi aktif dalam rangkaian acara melalui sesi berbagi ilmu (sharing Knowledge). 

Bahkan Manager CSR PT SSMS Tbk Abdur Rohman, menjadi salah satu pembicara yang menarik perhatian dalam sesi tersebut. 

Dalam presentasinya, Abdur Rohman secara tegas menekankan bahwa kunci dari bisnis berkelanjutan dan pelaksanaan CSR yang efektif adalah mengadopsi konsep Triple Bottom Line (3BL) dan menggeser fokus ke Creating Shared Value (CSV).

Di hadapan para praktisi, akademisi, dan perwakilan korporasi, Abdur Rohman memaparkan bahwa Triple Bottom Line yang mencakup Profit (Ekonomi), People (Sosial), dan Planet (Lingkungan), bukan lagi sekadar tren, melainkan strategi fundamental bagi perusahaan yang ingin bertahan dan bertumbuh dalam jangka panjang.

“Kami di SSMS meyakini bahwa keuntungan ekonomi (Profit) tidak akan berkelanjutan tanpa adanya kesejahteraan masyarakat (People) dan kepedulian terhadap lingkungan (Planet). Tiga pilar ini harus berjalan seimbang dan terintegrasi,” jelasnya.

Abdur Rohman menjelaskan transisi dari CSR tradisional ke konsep Creating Shared Value (CSV). Menurutnya, merupakan pelaksanaan CSR berkelanjutan di mana perusahaan menciptakan nilai ekonomi dengan cara yang juga menciptakan nilai bagi masyarakat dengan mengatasi kebutuhan dan tantangan mereka.

Keterkaitan strategi ini dengan penghargaan yang baru saja diraih SSMS, yaitu Gold (Didaktita Pratama Unggul) dan Gold (Cipta Karya Mandiri) menjadi sangat relevan.

Program SSMS yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat merupakan wujud nyata dari strategi 3BL dan CSV.

“Penghargaan yang kami raih, terutama di kategori Didaktita Pratama Unggul dan Cipta Karya Mandiri, membuktikan bahwa ketika program CSR dirancang untuk mengatasi masalah sosial sambil memperkuat rantai nilai bisnis, hasilnya akan jauh lebih berdampak dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sesi sharing Knowledge ini, bersamaan dengan keynote speech dari Prof. Dr. Jaeni, S.Sn., M.Si. (Guru Besar Komuniasi dan pertunjukan seni teater ISBI Bandung), semakin memperkaya wawasan peserta CSR Indonesia Award 2025 mengenai pentingnya menempatkan citra CSR sebagai strategi utama dalam mencapai keberlanjutan korporasi, sesuai dengan tema acara: " CSR Image as a Corporate Sustainability Strategy.". (WAHYU KRIDA/R)