BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengalokasikan anggaran Rp1,119 miliar dari APBD 2025 untuk premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Alokasi ini ditujukan melindungi 6.222 hektare lahan padi di wilayah rentan kekeringan, banjir, dan serangan OPT.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, memaparkan bahwa anggaran tersebut sepenuhnya ditanggung APBD tanpa subsidi pusat.
“Anggaran ini 100% ditanggung APBD Provinsi tanpa subsidi pusat,” tegas Rendy dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 25 November 2025.
Ia menjelaskan bahwa pada 2024 pembiayaan masih 80% pusat dan 20% daerah, sedangkan mulai 2025 dan 2026 seluruhnya berasal dari APBD provinsi.
Luas lahan yang diasuransikan, yakni 6.222 hektare, diprioritaskan pada sawah baru dan lahan cetak baru (OPLAH) yang dianggap paling rentan terhadap risiko gagal panen.
Petani berhak menerima ganti rugi hingga Rp6 juta per hektare per musim tanam jika tanaman mengalami kerusakan minimal 75%.
Program ini memberikan perlindungan bagi petani dan mendukung pelaksanaan AUTP berbasis APBD yang diluncurkan Pemprov Kalteng. (HERMAWAN DP/j)
Kalteng Alokasikan Rp1,1 Miliar Premi AUTP 2025 untuk 6.222 Hektare Lahan Padi
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







