BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya peluncuran program Asuransi Usaha Tani Padi atau AUTP Tahun 2025 pada Senin, 24 November 2025.
"Program AUTP merupakan salah satu program prioritas Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, terlebih Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi penerima alokasi anggaran cetak sawah terbesar pada tahun 2025," kata Rendy dalam rilis OJK Kalteng para Selasa, 25 November 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Kepala Direktorat Pengawasan Asuransi Umum dan Reasuransi OJK, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Direktur Operasional PT Asuransi Jasa Indonesia, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, serta Representative Manager PT Asuransi Jasa Indonesia Sampit.
"Dengan adanya program ini, diharapkan petani dapat terlindungi dari risiko gagal panen dan mendukung ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Tengah," tambah Rendy.
Dalam rangka mendukung ketahanan pangan melalui inklusi keuangan produk asuransi di Provinsi Kalimantan Tengah, OJK Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo menyelenggarakan peluncuran yang dilanjutkan dengan sosialisasi implementasi Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatkan literasi dan inklusi keuangan terutama pada sektor asuransi sekaligus mendukung program Asta Cita Pemerintah mengenai swasembada pangan dan pembangunan dari desa. (TESTI PRISCILLA/j)









