BORNEONEWS, Palangka Raya - Bagi Amin Bahrudin Asari, CEO PT Amin Jaya Berkah Bermartabat atau PT AJBB, Minggu siang, 23 November 2025 bukan sekadar agenda bisnis biasa. Hari itu, ia menyaksikan pelepasan ekspor perdana 20 kontainer kratom ke Amerika Serikat, buah dari kerja keras panjang, kegigihan, dan doa yang tak pernah putus.
“Alhamdulillah, ini berkat dukungan penuh dari istri tercinta dan tim ekspor saya,” ucapnya kepada Borneonews pada Selasa, 25 November 2025.
Perjalanan untuk menembus pasar AS bukan hal mudah. Sebagai eksportir muda dari Kalimantan Tengah, Amin harus meyakinkan buyer utama bahwa kratom dari daerahnya layak masuk pasar global. Selain memastikan keamanan dan legalitas produk, ia juga berhadapan dengan tantangan terbesar: kualitas.
“Mutu kratom kita masih banyak yang di bawah standar ekspor. Ini yang terus kami cari solusinya,” katanya.
Amin dan tim kini menelusuri berbagai kemungkinan penyebab mulai dari kualitas bibit, cara perawatan, hingga faktor alam seperti kondisi tanah.
“Kami ingin tahu di mana titik lemah kita, agar bisa memperbaikinya dari hulu,” ujarnya.
Komitmen ini membuatnya semakin dekat dengan para petani—mereka yang menjadi sumber utama seluruh harapannya.
Di tengah kesibukan menyiapkan ekspor ke Amerika, Amin sempat menerima kabar besar lain: buyer dari India menawarkan kontrak pengiriman 100 kontainer. Jumlah yang jauh lebih besar dari kapasitas saat ini. Meski menggoda, ia memilih realistis dan menahan diri.
“Kami belum berani menyanggupi karena sumber daya alam kita masih terbatas,” katanya.
Namun ia tidak patah semangat. Januari nanti, pihak India berencana datang kembali. Amin bersiap, sambil terus memperkuat kapasitas produksi dan pendampingan kepada petani. Ia yakin Kalteng bisa menjadi pusat kratom berkualitas dunia jika petani dibina dengan baik.
Baginya, ekspor perdana senilai Rp48 miliar ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang.
“Saya ingin kratom Kalteng berdiri sejajar dengan komoditas ekspor besar lainnya. Yang penting kita terus berusaha, dan tidak lupa bersyukur,” tutur Amin. (TESTI PRISCILLA/H)









