BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kehutanan Kotawaringin Barat (Dishut Kobar) akan melakukan penanaman pohon di Desa Natai Baru, 30 November 2016 yang merupakan kegiatan memperingati Hari Pohon Sedunia pada 28 November. Ini merupakan kegiatan terakhir Dinas Kehutanan.

Keberadaan Dinas Kehutanan tingkat kabupaten akan dihapuskan oleh pemerintah pusat. Semua kegiatan dinas kehutanan di tingkat kabupaten akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Kegiatan penanaman pohon ini merupakan agenda tahunan dan ini mungkin jadi agenda terakhir Dishut Kobar," ungkap Kadishut Kobar Molta Dena kepada Borneonews, Jumat (25/11/2016)

Ia mengaku belum tahu bagaimana nasib para pegawai Dishut Kobar pada 2017. Sejauh ini Molta sebagai pucuk pimpinan Dishut belum mendapat kabar terkait penghapusan tersebut.

Ia berharap agar kegiatan atau program yang sudah dilaksanakan Dishut Kobar bisa dilanjutkan oleh pihak Dishut Kalteng agar upaya mereka selama ini dalam mengurusi hutan tidak sia-sia. Seperti kegiatan reboisasi, penanaman pohon, pelestarian lingkungan, pendampingan masyarakat terkait peduli hutan, dan lain sebagainya.

Selain itu, ia juga berpesan kepada para aktivis seperti kelompok peduli lingkungan dan hutan agar terus menjaga dan melestarikan hutan Kobar. Sebab menjaga kelestarian hutan sangat penting demi kelangsungan hidup, baik itu untuk hewan, tumbuhan, maupun manusia.

"Kelestarian hutan harus tetap dijaga demi kelangsungan hidup ke depannya. Para aktivis teruslah berjuang mempertahankan hutan kita. Jadikan hutan di Kobar paru-paru dunia," ujarnya.

Dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Natai Baru itu jenis yang ditanam yakni, ulin, sengon, tanjung, jengkol, cemara, meranti, dan endemik Kalimantan lainnya. (M IWANUDDIN/m)