PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengambil langkah strategis dalam memperkuat pelayanan masyarakat dengan menggelar Koordinasi Tim Pembina (TP) Posyandu Tingkat Kota. 

Hal ini menandai era baru bagi Posyandu, yang kini bertransformasi menjadi pusat layanan dasar yang lebih komprehensif dan adaptif.

Seperti yang dikatakan oleh Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi utama menyongsong Indonesia Emas 2045. 

Ia menekankan, peningkatan kualitas SDM harus dimulai sejak dini melalui akses mudah terhadap layanan kesehatan dasar.

“SDM yang sehat dan berkualitas adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045. Posyandu memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan dasar yang menyeluruh,” ujarnya, Rabu, 26 November 2025.

Lanjutnya, transformasi Posyandu ini merupakan amanat dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang memperluas cakupan layanan Posyandu. 

Tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan, Posyandu kini menangani enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban, serta layanan sosial.

“Ini adalah perubahan besar yang menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih lengkap dan berstandar nasional,” tegas Arbert.

Dengan perubahan peran yang signifikan ini, diharapkannya Tim Pembina Posyandu memikul tanggung jawab yang lebih besar dalam memastikan pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antarperangkat daerah menjadi kunci utama untuk mendukung keberhasilan transformasi ini.

Arbert juga menyoroti pentingnya Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di tingkat Puskesmas, Posyandu, dan Puskesmas Pembantu. Program ini bertujuan memperkuat layanan promotif dan preventif, sehingga masyarakat mendapatkan pendampingan kesehatan yang lebih komprehensif.

“ILP bukan hanya sekadar program, tetapi merupakan transformasi mendasar untuk memperkuat layanan kesehatan primer bagi seluruh warga Kota Palangka Raya,” jelasnya.

Ia mengharapkan seluruh pemangku kepentingan dan memperkuat koordinasi dalam pengelolaan Posyandu. Kerja sama yang solid menjadi kunci utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Palangka Raya, memastikan Posyandu semakin adaptif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (MARINI/j)