BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Palangka Raya terus berupaya memperkuat pelayanan informasi publik kepada masyarakat.
Salah satu langkah yang diambil adalah melalui optimalisasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR).
Kepala Diskominfo SP Palangka Raya, Saipullah, menjelaskan bahwa PPID bertugas untuk menyebarkan informasi mengenai program kerja, kebijakan, serta kegiatan seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
“PPID hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan terpercaya mengenai penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya, Rabu, 26 November 2025.
Saipullah menambahkan, di era digital saat ini, transparansi pemerintahan menjadi sebuah tuntutan yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, pemerintah wajib menghadirkan layanan informasi yang terbuka dan akuntabel.
Informasi terkait program dan layanan publik, termasuk di bidang kesehatan dan pendidikan, merupakan hak masyarakat yang harus dijamin oleh pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Diskominfo SP Palangka Raya juga memperkenalkan SP4N-LAPOR sebagai kanal pengaduan resmi pemerintah yang dapat diakses oleh masyarakat.
Melalui platform ini, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saran, maupun masukan terhadap layanan publik yang diberikan oleh pemerintah.
“Melalui SP4N-LAPOR, setiap aspirasi masyarakat akan didengar dan ditindaklanjuti secara cepat, terukur, dan transparan,” jelas Saipullah.
Ia menekankan bahwa setiap laporan yang masuk akan diproses sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan, sehingga masyarakat dapat merasakan bahwa suara mereka didengar dan diperhatikan oleh pemerintah.
Dengan adanya PPID dan SP4N-LAPOR, Diskominfo SP Palangka Raya berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
"Masyarakat yang memiliki akses terhadap informasi yang akurat dan terpercaya akan lebih mampu memberikan kontribusi positif dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pembangunan," pungkasnya. (PATHUR)









