BORNEONEWS, Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan meraih peringkat pertama dalam keterbukaan informasi publik di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 2026 mendatang.
"Tahun ini kita mendapat penghargaan Anugrah Keterbukaan Informasi Publik peringkat tiga di Kalteng, tahun depan kita targetkan peringkat pertama," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim, Adi Candra, Rabu, 26 November 2025.
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 digelar di Palangka Raya oleh Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah.
Kotim meraih peringkat ketiga kualifikasi PPID Utama Kabupaten dan Kota Kategori Informatif dengan nilai 93,63. Sementara itu, peringkat pertama diraih Kota Palangka Raya dengan nilai 94,29 dan peringkat kedua diraih Kabupaten Kapuas dengan nilai 93,72.
Penghargaan tersebut juga menjadi cambuk untuk menjadi lebih baik. Pihaknya menargetkan ke depan Kotim mendapatkan peringkat pertama.
"Kami sangat serius dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik. Target kami adalah meraih peringkat pertama di Kalteng pada tahun 2026," ujar Adi Candra.
Menurutnya, berbagai upaya telah dan akan terus dilakukan untuk mencapai target tersebut. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kualitas website PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi), sosialisasi keterbukaan informasi kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) PPID.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Informasi yang akurat, cepat, dan mudah diakses adalah kunci dari keterbukaan informasi publik," tambahnya.
Adi Candra juga berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kotim untuk mewujudkan target ini. Dengan keterbukaan informasi yang baik, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah juga akan meningkat.
"Keterbukaan informasi ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Mari kita bersama-sama membangun Kotim yang lebih baik melalui keterbukaan informasi," pungkasnya. (DEVIANA/y)









