BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Yasir Fajar Afrizal, menyoroti serius persoalan kelistrikan yang terjadi di Desa Sungai Melawen serta lambannya pembangunan jaringan listrik menuju Dusun Sarap, di wilayah Desa Medang Sari.
Menurut Muhammad Yasir Fajar Afrizal, warga dari RT 9 hingga RT 14 Sungai Malawen telah mengalami penurunan voltase listrik selama beberapa tahun terakhir. Kondisi itu menyebabkan sejumlah peralatan elektronik warga rusak.
“Berdasarkan informasi serta analisa dari pihak PLN, permasalahan ini disebabkan oleh kerusakan atau ketidaklayakan jaringan kabel yang saat ini digunakan,” jelas Muhammad Yasir Fajar Afrizal.
Muhammad Yasir Fajar Afrizal mengatakan, Pemerintah Daerah sebenarnya telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2025 untuk melakukan pergantian jaringan. Namun, pelaksanaan program tidak dapat dilanjutkan karena adanya penolakan dari pihak PLN.
“Akibatnya pemerintah daerah belum dapat memberikan solusi atas permasalahan listrik yang sudah lama dialami masyarakat Desa Sungai Malawen,” jelas Muhammad Yasir Fajar Afrizal.
Karena itu, menurut Muhammad Yasir Fajar Afrizal, Fraksi Golkar meminta Pemkab Kobar untuk segera melakukan koordinasi dengan PLN Pangkalan Bun. Ia menegaskan bahwa penyelesaian harus dilakukan secepat mungkin agar tidak terus membebani warga.
“Kami meminta pemerintah daerah untuk segera duduk bersama PLN guna mencari solusi yang paling cepat dan tepat, sehingga masalah ini tidak terus berlarut,” jelas Muhammad Yasir Fajar Afrizal.
Selain itu, Muhammad Yasir Fajar Afrizal juga mengingatkan soal pembangunan jaringan listrik menuju Dusun Sarap di wilayah Medang Sari, yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan.
“Sampai sekarang belum ada satu pun jaringan listrik yang terpasang di Medang Sari. Kondisi ini tentu berdampak pada akses layanan dasar masyarakat dan menghambat kegiatan nasional maupun ekonomi daerah,” jelas Muhammad Yasir Fajar Afrizal.
Muhammad Yasir Fajar Afrizal menekankan perlunya langkah cepat dari Pemkab Kobar dengan melakukan komunikasi intensif bersama PLN untuk memastikan realisasi jaringan listrik di Dusun Saraf dapat segera terlaksana.
“Oleh karena itu, kami meminta pemerintah daerah untuk menindaklanjuti hal ini dengan segera berkomunikasi bersama PLN, agar pembangunan jaringan listrik menuju Dusun Sarap dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/j)









