PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Prof. Salampak mengungkapkan bahwa hanya sekitar 27 persen lulusan SMA di Kalimantan Tengah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius dalam pembangunan SDM daerah.

Menurut Rektor, kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya kerja sama antara UPR dan Pemprov Kalteng dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Salah satu langkah nyata adalah program Satu Rumah Satu Sarjana yang digagas Gubernur.

“Kementerian juga meminta kami agar meningkatkan penerimaan mahasiswa dari daerah 3T hingga minimal 20 persen,” sebut Rektor UPR, Prof. Salampak dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 27 November 2025.

Program Huma Betang Cerdas melalui Satu Rumah Satu Sarjana disebut menjadi instrumen penting meningkatkan kualitas SDM atau manggatang utus di seluruh wilayah Kalteng. Rektor memastikan UPR terus memperluas akses bagi putra-putri daerah.

Dalam kesempatan tersebut, UPR juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Agustiar Sabran melalui pemberian penghargaan kehormatan atas kontribusinya dalam pendidikan. Penghargaan diberikan karena program unggulan yang telah membuka akses lebih luas bagi masyarakat.

UPR berkomitmen melahirkan lulusan unggul secara akademis dan berkarakter sebagai bekal untuk memajukan Kalimantan Tengah ke depan. (HERMAWAN DP/y)