BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas terus berupaya memajukan pengelolaan kearsipan digital dan sadar tertib arsip. Dalam rentang tanggal 17 hingga 24 November 2025, Disarpustaka Kapuas telah melaksanakan serangkaian kegiatan intensif yang mencakup pendampingan Aplikasi SRIKANDI, sosialisasi Layanan Pengelolaan Arsip Keluarga (LAPAK), Pembinaan Kearsipan, sekaligus Sosialisasi Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).
Sasaran utama dari kegiatan ini adalah aparatur Kecamatan, Kelurahan, dan desa di wilayah Kapuas Murung dan Kecamatan Dadahup. Pemilihan wilayah ini merupakan bagian dari upaya Disarpustaka untuk memastikan bahwa implementasi sistem kearsipan modern tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi menjangkau hingga ke unit pemerintahan terkecil di tingkat desa, sehingga tercapai tertib arsip secara menyeluruh.
Kepala Disarpustaka Kapuas, Aswan, dalam sambutannya menegaskan bahwa dinas akan terus melakukan percepatan implementasi penggunaan Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi).
"Penerapan SRIKANDI ini digencarkan mulai dari Perangkat Daerah (PD) hingga ke Desa-Desa, sebagai langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan berbasis digital yang transparan dan akuntabel," ungkapnya, Kamis, 27 November 2025.
Selain implementasi SRIKANDI, Disarpustaka juga gencar menyosialisasikan LAPAK, inovasi unggulan Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah diluncurkan sejak Februari 2025. LAPAK bertujuan untuk membantu masyarakat mengelola arsip keluarga penting, seperti Ijazah, KTP, KK, dan Paspor, melalui proses alih media arsip dari bentuk fisik ke digital, menjamin keamanan dan kemudahan akses dokumen vital tersebut.
GNSTA sendiri merupakan gerakan nasional yang diinisiasi oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran lembaga negara dan pemerintah daerah agar memiliki pengelolaan arsip yang tertib, selaras dengan prinsip kesadaran, ketertiban, dan ketaatan kearsipan. Sosialisasi GNSTA yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari pencanangan yang telah dimulai pada tahun 2024 lalu.
Melalui sinergi antara implementasi Aplikasi SRIKANDI, sosialisasi LAPAK, dan GNSTA, Disarpustaka Kapuas berharap dapat mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif dan efisien. (SABRIANOOR/y)









