BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan Kelapa, Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Triana Meinarsih, menyatakan bahwa pengembangan kapasitas sumber daya manusia menjadi prioritas dalam pembangunan industri kelapa. Hal ini disampaikan usai meninjau langsung operasional PT NICO di Halmahera Utara.
“Kemajuan industri tidak hanya soal mesin modern, tetapi sejauh mana masyarakat lokal terlibat dan mampu mengelolanya,” ungkap Triana dalam rilisnya pada Kamis, 27 November 2025.
Ia menilai PT NICO telah memberi peluang besar bagi tenaga kerja daerah untuk meningkatkan keterampilan.
“Pelatihan dan transfer teknologi sangat terlihat dalam operasional pabrik ini,” tambahnya.
Triana berharap industri pengolahan kelapa terus membuka ruang bagi generasi muda Maluku Utara untuk menjadi pelaku utama.
“Kami ingin mereka menjadi tenaga ahli, bukan sekadar buruh,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Triana turut memastikan proses produksi berjalan sesuai standar higienitas internasional.
“Kami bangga melihat penerapan best practices yang konsisten. Kami akan terus mendampingi industri seperti ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/y)









