PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kisah inspiratif datang dari seorang pelajar bernama Haikal di Kota Palangka Raya. Sempat terjaring razia kelengkapan kendaraan bermotor dalam Operasi Zebra Telabang 2025, Haikal justru menunjukkan bakat terpendamnya di bidang pencak silat.

Berkat bakat dan kerja kerasnya, ia berhasil meraih juara pertama dalam seleksi atlet Pencak Silat Perguruan Tapak Suci pada ajang Pra Porprov Kota Palangka Raya.

Kapolresta Palangka Raya melalui Kasat Lantas Kompol Egidio Sumilat memberikan apresiasi khusus kepada Haikal berupa uang pembinaan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan atas prestasi yang diraih Haikal.

Menariknya, Kompol Egidio mengenal Haikal saat razia di Jalan Garuda. Saat itu, Haikal diminta memperagakan kemampuan silatnya sebagai bagian dari pembinaan humanis petugas kepada para pelajar.

"Haikal pernah kita tegur dan kami minta untuk memperagakan jurus silatnya saat terjaring razia di Jalan Garuda. Ternyata bakatnya luar biasa dan kini ia berhasil menjadi juara. Kami sangat bangga," ungkap Kompol Egidio Sumilat, Jumat, 28 November 2025.

Kompol Egidio menambahkan bahwa prestasi Haikal membuktikan bahwa pembinaan dan kedisiplinan dapat berjalan seiring dengan pencapaian positif bagi generasi muda. Ia berharap dukungan berupa uang pembinaan dapat memotivasi Haikal untuk terus berlatih dan mengembangkan potensinya.

Haikal sendiri menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polresta Palangka Raya. Ia berharap prestasinya ini menjadi langkah awal untuk meraih kesuksesan di ajang kejuaraan yang lebih besar dan mengharumkan nama daerah.

"Polresta Palangka Raya terus berkomitmen untuk mendorong pelajar agar menjauhi perilaku negatif serta aktif dalam kegiatan yang membangun prestasi, kreativitas, dan karakter bangsa," pungkasnya. (PATHUR)