PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan sistem pengendalian banjir di wilayahnya.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan meningkatkan saluran primer Ilb, yang merupakan bagian penting dari sistem drainase kota.

Proyek peningkatan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan daerah, dukungan lintas instansi, peninjauan lokasi implementasi, hingga kelengkapan dokumentasi lapangan.

Saluran Ilb yang menjadi subproyek direncanakan menggunakan sekitar 20.000 meter persegi tanah berupa drainase eksisting yang berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa proyek saluran primer ini harus berjalan sukses, mengingat keberadaannya sudah eksis dan sangat penting dalam sistem pengendalian banjir.

"Pemerintah Kota berkomitmen mendukung penuh program ini. Jika telah mendapat bantuan, kita harus siap dan memastikan seluruh tahapan dapat diselesaikan dengan baik," ujarnya, Jumat, 28 November 2025.

Karena tidak ada penguasaan atau pemanfaatan oleh masyarakat, subproyek ini dipastikan tidak akan menimbulkan dampak sosial. Hal ini mempermudah proses pelaksanaan proyek dan memastikan bahwa pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Dengan peningkatan saluran primer Ilb ini, diharapkan kapasitas drainase kota akan meningkat, sehingga mampu mengurangi risiko banjir saat musim hujan tiba.

"Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya untuk mewujudkan kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya," pungkasnya. (PATHUR)