PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah hingga ke tingkat desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan.

Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalteng, Rawing Rambang menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya stabilitas dan keberlanjutan usaha perkebunan.

Menurutnya, ketika masyarakat merasakan manfaat ekonomi dari keberadaan perusahaan, mereka secara aktif ikut menjaga keamanan kebun.

“Kalau masyarakat di sekitar kebun itu sejahtera, maka mereka akan menjaga kebun-kebunnya. Otomatis kebun juga aman, masyarakatnya juga sejahtera dan aman,” kata Rawing pada Jumat, 28 November 2025.

Dosen Ilmu Pertanian Universitas Kristen Palangka Raya ini menjelaskan relasi saling menjaga ini turut menekan potensi kriminalitas di lingkungan perkebunan.

Dengan demikian kemitraan sosial yang baik tidak hanya berdampak pada produksi, tetapi juga keamanan wilayah.

Untuk memastikan aspirasi masyarakat terserap, GAPKI rutin hadir dalam setiap forum perencanaan pembangunan daerah.

“Kita selalu hadir di acara desa, musrenbang desa, kecamatan sampai ke tingkat kabupaten dan provinsi,” kata Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng ini.

Ia menyebut kehadiran para pelaku usaha di forum formal pemerintah menjadi ruang kolaborasi yang saling menguntungkan. GAPKI ikut mendengar kebutuhan masyarakat sehingga berbagai program dapat disinergikan sejak dari tataran desa.

Rawing menegaskan GAPKI Kalteng berkomitmen menjaga hubungan harmonis antara perusahaan perkebunan dan masyarakat agar pembangunan ekonomi daerah berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas hidup warga sekitar kebun.(TESTI PRISCILLA)