BORNEONEWS, Pulang Pisau – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi, menegaskan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung keselamatan serta perkembangan peserta didik. Hal itu ia sampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional 2025.
Sri Putri menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka mengabdi bagi kemajuan pendidikan di daerah. Ia berharap para guru terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan demi masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, upaya mencerdaskan peserta didik tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi memerlukan dukungan penuh dari orang tua dan masyarakat. “Kita harus bersama-sama mewujudkan anak-anak yang cerdas dan mampu menjadi penerus bangsa,” ujar Putri, Jumat, 28 November 2025.
Dalam kesempatan itu, Sri Putri juga menanggapi maraknya penggunaan sepeda listrik maupun kendaraan oleh pelajar SMP dan SD, yang beberapa waktu terakhir memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Ia mengaku prihatin, terlebih insiden terbaru yang terjadi di wilayah Lawang uru.
Ia menjelaskan bahwa sebagian orang tua memberikan izin karena jarak antara rumah dan sekolah cukup jauh. Namun demikian, faktor keselamatan tetap harus menjadi prioritas. “Kami sudah berdiskusi dengan Ibu Kasat Lantas. Kami sepakat memberikan imbauan kepada seluruh sekolah agar lebih mengingatkan peserta didik untuk berhati-hati,” jelasnya.
Dinas Pendidikan juga telah menyampaikan imbauan resmi melalui grup para guru dan meminta pihak sekolah menyosialisasikan kembali pesan keselamatan kepada orang tua dalam setiap pertemuan komite. Hal ini dilakukan mengingat jalur lalu lintas di Pulang Pisau merupakan jalur kendaraan berkecepatan tinggi.
“Harapan kami ke depan tidak ada lagi musibah yang menyedihkan. Kami turut prihatin dan menyampaikan duka atas kejadian-kejadian sebelumnya,” tutup Putri. (RETHA/j)









