KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Madrasah Layak Belajar di Kabupaten Kapuas selama tiga hari, mulai dari 26 hingga 28 November 2025. Monev ini difokuskan pada verifikasi dan evaluasi terhadap 10 madrasah yang telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp25 juta per madrasah, sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas pendidikan di Kalimantan Tengah.

Kegiatan  ini didampingi langsung oleh jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas, termasuk Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Samsir, dan Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Miftahul Aqli, beserta staf. Perwakilan Baznas RI, Rizki Fadillah, bertindak sebagai pelaksana Monev. 

Plt Kasi Pendidikan Madrasah, Samsir, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Baznas RI. Ia menekankan bahwa program ini sangat membantu madrasah, khususnya dalam penataan dan penyediaan sarana belajar yang layak. 

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi peserta didik,” ujar Samsir.

Senada dengan itu, Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Miftahul Aqli, menyoroti pentingnya sinergi antara Baznas RI dan Kemenag Kapuas. Menurutnya, kerja sama ini merupakan dorongan besar untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam di daerah, terutama dalam penyediaan sarana pendukung yang representatif. Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Baznas Kabupaten Kapuas, Bahruni, yang berharap program ini dapat memberi dampak nyata bagi penguatan kualitas pendidikan madrasah.

Secara keseluruhan, 10 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) di Kabupaten Kapuas menjadi penerima bantuan tunai ini, tersebar di berbagai wilayah seperti Kapuas Kuala, Kapuas Timur, Pulau Petak, Kapuas Murung, Bataguh, Basarang, Dadahup, dan Tamban Catur. Daftar penerima mencakup MIS Al-Ishlah, MIS Intisyarul Islam, MIS Miftahul Ulum, MIS Nurul Iman, MIS Nurul Islam, MIS Nurul Islam 18, MIS Raudlatul Muta’allimin, dan MIS Tarbiyatussibyan.

Dengan rampungnya Monev ini, seluruh madrasah penerima diharapkan dapat segera melakukan peningkatan fasilitas belajar mereka. Bantuan Rp25 juta ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, aman, dan kondusif, sehingga mampu mendukung perkembangan akademis dan non-akademis peserta didik di Kabupaten Kapuas secara maksimal. (SABRIANOOR/y)