KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TP-PKD) sekaligus Ekspose Laporan Akhir Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Kapuas Tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas.

Bupati Kapuas, M Wiyatno, berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai. Acara ini dihadiri oleh Kepala OPD Lingkup Pemkab Kapuas, jajaran perangkat daerah, tim konsultan, Camat se-Kabupaten Kapuas, serta pemangku kepentingan terkait yang memiliki peran vital dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Usis I. Sangkai, disampaikan bahwa penyusunan dokumen RPKD merupakan langkah strategis yang sangat penting. Dokumen ini bertujuan untuk memastikan agar kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kapuas menjadi lebih terarah, terpadu, dan memberikan dampak langsung yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Lebih lanjut, Usis I. Sangkai menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan bukanlah sekadar persoalan ekonomi semata. 

"Upaya ini juga harus menyentuh harga diri, harapan, dan masa depan keluarga," ucap Usis I. Sangkai.

Usis I. Sangkai juga menekankan filosofi bahwa setiap angka kemiskinan mewakili manusia, dan setiap individu berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. 

Diharapkan melalui Rapat Koordinasi TP-PKD dan Ekspose RPKD Tahun 2025 ini, sinergi antar OPD dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin kuat.

"Tujuannya adalah memastikan program-program yang termuat dalam RPKD dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran," tutup Usis I. Sangkai. (SABRIANOOR/H)