BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamandau mengadakan pelatihan untuk para operator desa/kelurahan dalam rangka mendukung Gerakan Desa Tertib dan Sadar Administrasi Kependudukan (GADIS RINDU) pada Selasa, 25 November 2025.
Pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi berbasis web yang mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus pergi ke kantor Disdukcapil Kabupaten Lamandau.
GADIS RINDU adalah inovasi aplikasi dari Disdukcapil Kabupaten Lamandau yang memungkinkan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan cukup dengan datang ke kantor desa, tanpa perlu ke kantor Disdukcapil. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengajukan, memverifikasi, dan menerima dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta kelahiran secara digital.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lamandau, Turmudi, menyatakan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan kepada operator desa dalam memanfaatkan aplikasi GADIS RINDU.
"Dengan pemahaman yang lebih baik tentang sistem ini, diharapkan proses administrasi kependudukan di tingkat desa menjadi lebih efisien dan cepat, mendukung pelayanan publik yang lebih baik, dan meningkatkan kepuasan masyarakat," ujarnya, Jumat, 28 November 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh operator dari berbagai desa/kelurahan di Kabupaten Lamandau. Dengan adanya pelatihan ini, pemerintah daerah berharap dapat mendorong desa-desa untuk lebih tertib dalam administrasi kependudukan serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efisien dan modern.
Turmudi juga menambahkan bahwa GADIS RINDU merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lamandau.
"Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat proses administrasi, mengurangi kesalahan, dan memastikan transparansi," katanya.
Dengan adanya GADIS RINDU, masyarakat Kabupaten Lamandau dapat menikmati kemudahan dalam mengurus administrasi kependudukan, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan mendukung pembangunan daerah. (NATALIA KRISTIN/H)









