BORNEONEWS, Palangka Raya - Dekranasda Palangka Raya menyelenggarakan pelatihan keterampilan membatik dan kerajinan lilis lamiang sebagai bagian dari program kerja yang berfokus pada pengembangan kriya lokal.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong masyarakat agar lebih mengenal, memahami, dan melestarikan kerajinan tradisional yang memiliki nilai budaya dan ekonomi.
Pelatihan yang berlangsung di Hotel Putra Kahayan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai latar belakang. Mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari dua narasumber, yakni Ibu Pipit A. Ningrum untuk materi membatik dan Bapak Elias David Esan untuk pembuatan lilis lamiang.
"Semoga pelatihan yang saya berikan ini bisa memberikan manfaat bagi para peserta," ujar Pipit A Ningrum, Jumat, 28 November 2025.
Kehadiran narasumber berpengalaman ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai teknik, sejarah, hingga proses kreatif di balik kedua kerajinan tersebut.
Kegiatan ini digelar dengan tujuan menambah wawasan peserta tentang kriya lokal sekaligus membekali mereka dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Melalui kombinasi teori dan praktik, peserta tidak hanya mempelajari teknik dasar, tetapi juga diajak untuk menghasilkan karya secara mandiri yang memiliki potensi nilai jual.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Dekranasda Kota Palangka Raya berharap semakin banyak perajin lokal yang mampu mengembangkan produk kreatif khas daerah. Selain memperkuat identitas budaya, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka jalan bagi terciptanya usaha-usaha baru yang dapat mendukung perekonomian masyarakat. (YUNISA/H)









