BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 71 mahasiswa Universitas Kristen Palangka Raya atau UKPR resmi diwisuda dalam Sidang Terbuka Senat Universitas pada Wisuda ke-XXVIII yang digelar pada Jumat, 28 November 2025, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
Acara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Plt Sekretaris Daerah, Ketua Dewan Pembina YPTKES, Dr Agustin Teras Narang, Ketua YPTKES, serta para tokoh masyarakat, pemuka gereja, dan orang tua wisudawan.
Para wisudawan berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Perikanan, serta Fakultas Peternakan.
Mereka merupakan lulusan terbaik yang telah menempuh proses pendidikan dengan dedikasi tinggi di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Momentum wisuda ini menjadi tonggak awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan keterampilan mereka demi kemajuan daerah.
Dosen Ilmu Pertanian UKPR, Rawing Rambang, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada para wisudawan.
“Mereka adalah generasi muda yang akan menjadi motor penggerak pembangunan Kalimantan Tengah. Dengan bekal ilmu yang telah diperoleh, saya yakin mereka mampu membawa perubahan nyata di berbagai sektor, terutama dalam pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan daerah,” kata Rawing.
Rawing juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif. Ia berharap para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja yang mampu memberdayakan masyarakat lokal.
“Kita butuh pemimpin yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat membangun dari akar rumput,” tambah Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng ini.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutannya mengajak para lulusan untuk terus belajar dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa Kalimantan Tengah membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan global dengan solusi lokal.
“Pendidikan adalah kunci menuju kesejahteraan. Kami berharap para lulusan UKPR menjadi bagian dari solusi untuk masa depan Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Acara wisuda ditutup dengan doa bersama dan penampilan seni budaya dari mahasiswa UKPR, yang menampilkan kekayaan budaya Dayak sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat para wisudawan mengucapkan terima kasih kepada orang tua, dosen, dan seluruh civitas akademika yang telah mendampingi perjalanan mereka hingga titik ini.(TESTI PRISCILLA)









