PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor menegaskan pentingnya pembinaan olahraga yang berbasis potensi daerah.

Setiap kabupaten/kota disebut memiliki kekuatan berbeda yang harus dioptimalkan untuk mendongkrak perolehan medali pada Porprov XIII/2026.

“Jangan memaksakan semua cabang. Fokus pada olahraga unggulan masing-masing daerah,” tegas Hasanuddin dalam pembukaan Rakerprov KONI Kalteng 2025 pada Jumat malam, 29 November 2025.

Ia menyebut tantangan pembangunan olahraga prestasi semakin kompleks, mulai dari anggaran hingga persaingan yang kian ketat. Namun kondisi tersebut menurutnya tak boleh menjadi alasan untuk melemah.

“Kita harus justru terpacu. Atlet kita punya potensi besar untuk bersaing lebih luas,” ujarnya. Dunia usaha turut diajak bersinergi mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Hasanuddin menekankan pembinaan multi-event tidak boleh berhenti pada Porprov saja, melainkan menjadi tangga menuju PON dan event nasional lain.

“Kalteng harus berprestasi dan disegani. Itu target bersama,” tambahnya.

Ia memastikan KONI akan mengawal program kerja hasil Rakerprov agar selaras dengan kebijakan keolahragaan nasional.(TESTI PRISCILLA)