PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta melestarikan dongeng sebagai bagian dari warisan budaya bangsa, khususnya dalam memperingati Hari Dongeng Nasional.

Menurutnya, dongeng bukan hanya sekadar cerita pengantar tidur, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur yang dapat membentuk karakter anak-anak.

Riska Agustin menekankan pentingnya peran orang tua dan keluarga dalam mengenalkan dongeng kepada anak-anak sejak usia dini.

"Dongeng memiliki kekuatan untuk menstimulasi imajinasi, kreativitas, dan kemampuan berbahasa anak-anak. Melalui dongeng, anak-anak juga dapat belajar tentang nilai-nilai moral, etika, dan budaya," ujarnya, Sabtu, 29 November 2025.

Riska Agustin menjelaskan bahwa dongeng juga dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya daerah kepada generasi muda.

"Dongeng-dongeng tradisional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mengandung nilai-nilai budaya yang unik dan berharga. Dengan mengenalkan dongeng-dongeng ini kepada anak-anak, kita turut melestarikan kekayaan budaya bangsa," katanya.

Selain itu, Riska Agustin juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah aktif dalam melestarikan dan mengembangkan dongeng di Indonesia, seperti para pendongeng, penulis cerita anak, dan lembaga-lembaga pendidikan.

Ia berharap agar semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian dongeng sebagai warisan budaya.

Dalam kesempatan ini, Riska Agustin juga mengajak pemerintah daerah untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian dan pengembangan dongeng, seperti festival dongeng, pelatihan mendongeng, dan penerbitan buku cerita anak.

"Dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan bahwa dongeng tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat," tuturnya.

Riska Agustin berharap, melalui peringatan Hari Dongeng Nasional, kesadaran masyarakat akan pentingnya dongeng sebagai bagian dari warisan budaya semakin meningkat.

"Mari kita jadikan dongeng sebagai sarana untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi generasi muda Indonesia," pungkasnya. (PATHUR/R)