BORNEONEWS, Banjarmasin - Insiden dramatis terjadi di Bundaran Tugu 17 Mei, Gambut, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dua unit mobil terlibat dalam kecelakaan tunggal beruntun yang mengakibatkan pagar pembatas ikon bersejarah tersebut ringsek pada Jumat malam, 28 November 2025.
Peristiwa yang terjadi di Jalan A. Yani Km. 16 ini sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan data yang dihimpun dari tim relawan evakuasi di lokasi, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan setelah menabrak pagar bundaran.
Dokumentasi di lokasi memperlihatkan salah satu mobil, jenis pikap berwarna hitam, terhenti tepat di tepi pembatas tugu. Walaupun material pagar mengalami kerusakan signifikan, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka serius dari insiden tersebut.
"Landu jalur, korban aman," demikian bunyi laporan singkat yang diterima dari relawan evakuasi di lapangan, mengkonfirmasi bahwa pengemudi dan penumpang di kedua mobil selamat dan tidak mengalami cedera serius.
Dugaan awal penyebab kecelakaan merujuk pada gangguan teknis mendadak. Menurut informasi dari warga sekitar, insiden bermula saat salah satu mobil mengalami pecah ban yang tak terduga. Kondisi ini membuat pengemudi kehilangan kendali dan akhirnya menabrak pagar bundaran Tugu 17 Mei
"Pecah ban, lalu nabrak pagar bundaran, yang satunya menghindari, nabrak juga ke pagar," tutur Halim, relawan yang meneruskan keterangan warga
Unit mobil kedua yang berada di belakangnya kemudian terlibat dalam kecelakaan serupa. Diduga, pengemudi mobil kedua berupaya keras untuk menghindari tabrakan dengan mobil pertama yang oleng, namun dalam manuvernya justru ikut menabrak pagar pembatas bundaran tersebut.
Kedua mobil kini telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat. (SABRIANOOR/R)









