BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebanyak 1.062 peserta dari 14 kabupaten/kota berpartisipasi dan meramaikan kegiatan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), 25-30 November 2016. 

Ketua pantia FTIK Arton S Dohong mengatakan itu saat acara pembukaan di Stadion Mini, Kuala Kurun, Sabtu (26/11/2016) malam. Kegiatan tersebut dibuka langsung Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

“Tujuan kegiatan Festival Tandak Intan Kaharingan untuk mewujudkan penyang pangarasang batu pangirik lingu, menuju masyarakat Kalimantan Tengah yang amanah, aman, damai dan sejahtera,” ujar Arton.

Arton yang juga Bupati Gumas menyampaikan, ada pun cabang lomba yang dipertandingkan pada kegiatan kerohanian umat Agama Hindu Kaharingan tersebut yakni pawai/karnaval, kandayu beregu dan perorangan (kidung rohani), tandak (manandak), pembacaan Kitab Suci Panaturan dan perjemahannya, penyampaian sandehan (siraman rohani).

Kemudian, cerdas cermat, tarian bernapaskan agama Hindu Kaharingan, karungut bernapaskan Agama Hindu Kaharingan, vokal group lagu rohani bernapaskan Agama Hindu Kaharingan. Berikutnya menjawet, mandare katupat, tampung tawar, netat sanggar kambungan, nyababulu dan manampa ancak serta balian karunya (eksebisi).

“Lompa pada Festival Tandak Intan Kaharingan tingkat provinsi akan dilakukan di beberapa tempat, yaitu Stadion Mini, GPU Damang Batu, kanti Dewan Adat Dayak (DAD) dan pandopo rumah jabatan Bupati Gunung Mas,” terang dia.

Pada kesempatan itu Arton mengingatkan kepada semua panitia dan pihak yang terlibat dalam pelaksanan FTIK tingkat Provinsi Kalteng. Supaya melaksanakan kegiatan dengan sebaik mungkin, serta meningkatkan koordinasi. Hal itu supaya pelaksanaan FTIK berjalan lancar dan sukses sehingga membawa manfaat luar biasa untuk masyarakat, kususnya umat Hindu Kaharingan.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran ketika menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan FTIK menyatakan, dengan terselenggarannya FTIK tingkat Provinsi Kalteng bisa meningkatkan keimanan umat Hindu Kaharingan untuk bersatu membangun Provinsi Kalteng. Serta menyebarkan nilai-nilai suci ajaran agama dalam meningkatkan perdamaian di Bumi Tambun Bungai. (EPRA SENTOSA/m)