BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Pemberdayaan Perlindungan Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyampaikan pentingnya kesiapan kompetensi mahasiswa kesehatan untuk bersaing di pasar kerja internasional.
Hal ini ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Mukhtarudin mengapresiasi kesiapan Poltekkes dalam mendukung penempatan tenaga kesehatan ke luar negeri melalui peningkatan kompetensi dan pelatihan bahasa secara berkelanjutan.
“Peluang kerja di luar negeri sangat terbuka luas, termasuk di sektor kesehatan. Jangan ragu untuk bersaing di tingkat internasional. Yang penting punya ilmu, punya keterampilan, dan karakter yang kuat,” ujarnya, Mukhtarudin di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 29 November 2025.
Ia menekankan pentingnya link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan pasar global, sehingga lulusan dapat terserap dengan baik di dunia kerja.
“Kami di Kementerian P2MI siap memfasilitasi dari sisi peluang, penempatan, hingga perlindungan. Tugas perguruan tinggi adalah menyiapkan kompetensi dan mentalitas mahasiswa agar siap bekerja dan berprestasi di dunia internasional,” tambahnya.
Mukhtarudin juga mengingatkan bahwa Indonesia sedang menghadapi momentum bonus demografi dan mahasiswa hari ini memiliki peluang besar menjadi generasi unggul yang berdaya saing. (HERMAWAN DP/j)









