BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak tiga puluh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendaftarkan diri sebagai calon peserta seleksi terbuka untuk 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotawaringin Timur, Kamaruddin Makkalepu, menyampaikan, sejauh ini, sekitar 30-an pejabat telah mendaftar, meskipun baru sekitar 10 orang yang telah mengirimkan berkas pendaftaran ke sistem resmi.
“Kalau yang mendaftar banyak sudah, 30-an orang mungkin tapi yang menyampaikan berkas itu kurang lebih 10 orang yang sudah submit masuk ke sistem. Yang lain masih tercatat sebagai pendaftar, tapi belum mengirim berkas,” ujarnya di Sampit, Senin, 1 Desember 2025.
Seleksi ini dilakukan sebagai upaya mengisi posisi strategis yang saat ini masih kosong di lingkungan Pemkab Kotawaringin Timur. Pendaftaran dibuka sejak 19 November dan akan ditutup pada 3 Desember 2025.
Posisi yang dilelang meliputi sejumlah jabatan penting seperti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Selain itu, posisi lain yang juga dilelang adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Direktur RSUD dr Murjani.
Menurut ketentuan, setiap formasi jabatan minimal harus memiliki empat pendaftar, dan dari jumlah tersebut, setidaknya tiga orang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Proses seleksi ini diharapkan mampu menjaring pejabat yang profesional dan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kotawaringin Timur
“Dari pendaftaran ini, diharapkan bisa menghasilkan pejabat yang kompeten dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya. (DEVIANA/R)









