BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta Pemerintah Daerah untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi secara berkala kepada para nelayan dan pembudidaya perikanan.
Hal ini untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola sumber daya perikanan secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan.
Noorkhalis menjelaskan bahwa sektor perikanan memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Potensi ini dinilainya belum dimanfaatkan secara optimal, karena masih banyak nelayan dan pembudidaya ikan yang menggunakan cara tradisional dan kurang memiliki pengetahuan tentang teknologi perikanan yang modern.
“Pelatihan dan sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para nelayan dan pembudidaya ikan. Mereka perlu diberikan pemahaman tentang cara-cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan, teknik budidaya ikan yang modern, serta manajemen usaha perikanan yang baik,” ujar Noorkhalis, Senin, 1 Desember 2025.
Ia menambahkan, pelatihan dan sosialisasi ini juga perlu menyasar pada aspek pemasaran hasil perikanan. Para nelayan dan pembudidaya ikan perlu diberikan pengetahuan tentang cara-cara memasarkan hasil perikanan secara efektif, baik melalui pasar tradisional maupun pasar modern.
Noorkhalis juga menyoroti pentingnya akses permodalan bagi para nelayan dan pembudidaya ikan. Ia meminta Pemda untuk memfasilitasi akses permodalan melalui program-program kredit yang mudah dan terjangkau.
Melalui peningkatan kompetensi nelayan dan pembudidaya ikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan peningkatan kompetensi dan akses permodalan yang memadai, diharapkan para nelayan dan pembudidaya ikan di Kota Palangka Raya dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan mereka," harapnya. (MARINI/R)









