BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) agar tidak melakukan belanja akhir tahun secara berlebihan atau meledak.
Ia menegaskan bahwa, pengelolaan anggaran harus dilakukan secara hati-hati dan transparan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Bennie menyampaikan bahwa belanja akhir tahun memang biasanya meningkat, namun harus tetap dalam batas kewajaran dan sesuai kebutuhan prioritas.
Ia khawatir jika belanja tersebut terlalu besar, bisa menyebabkan defisit anggaran dan mengganggu keseimbangan keuangan daerah.
“Belanja akhir tahun harus dikendalikan dengan baik. Jangan sampai terjadi pemborosan atau pengeluaran yang tidak perlu, karena bisa berdampak negatif terhadap kesehatan keuangan daerah,” ujarnya, Senin, 1 Desember 2025.
Ia menambahkan, pengelolaan anggaran yang baik dan disiplin sangat penting agar keuangan daerah tetap sehat.
Serta mengingatkan agar Pemko melakukan evaluasi terhadap seluruh rencana belanja, memastikan bahwa setiap pengeluaran memiliki dasar dan manfaat yang jelas. Selain itu, pengawasan dari pihak terkait harus diperketat agar tidak terjadi penyimpangan.
“Pengawasan internal dan transparansi dalam pengelolaan anggaran harus diperkuat. Masyarakat juga perlu dilibatkan agar proses pengeluaran dana berjalan sesuai aturan dan kebutuhan nyata,” katanya.
Melalui pengendalian belanja akhir tahun yang dilakukan Pemko dan pengelolaan anggaran yang disiplin dan transparan adalah kunci utama menjaga stabilitas keuangan daerah.
"Dengan pengelolaan anggaran yang ketat dan pengawasan yang baik, diharapkan belanja akhir tahun di Palangka Raya tetap terkendali dan tidak menimbulkan masalah di masa mendatang. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," harapnya. (MARINI/R)









