BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk secara intensif memantau perkembangan harga tiket pesawat menjelang akhir tahun.
Langkah ini dianggap krusial untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, terutama yang berencana melakukan perjalanan liburan atau mudik.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, permintaan terhadap tiket pesawat biasanya meningkat signifikan.
Khemal khawatir kondisi ini dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan untuk menaikkan harga tiket secara tidak wajar. Oleh karena itu, dirinya meminta Pemda untuk mengambil langkah proaktif dalam mengawasi dan mengendalikan harga tiket pesawat.
"Pemerintah daerah harus aktif memantau perkembangan harga tiket pesawat, terutama pada rute-rute yang banyak diminati masyarakat. Jika ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, segera lakukan koordinasi dengan pihak maskapai untuk mencari solusi yang terbaik," ujarnya, Senin, 1 Desember 2025.
Dia juga mendorong Pemda untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan pihak terkait lainnya untuk memastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai.
Penambahan jadwal penerbangan atau penggunaan pesawat berkapasitas lebih besar dapat membantu menekan potensi kenaikan harga tiket.
Tidak hanya itu, ia juga meminta Pemda untuk memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat mengenai perkembangan harga tiket pesawat.
Informasi ini dapat disebarluaskan melalui berbagai media, seperti website resmi pemerintah daerah, media sosial, dan media massa.
"Mengantisipasi lonjakan harga tiket pesawat, langkah ini sangat penting untuk melindungi kepentingan masyarakat dan memastikan kelancaran arus transportasi di penghujung tahun," tegasnya.
Dengan adanya pemantauan yang intensif dan koordinasi yang baik antara pemerintah, maskapai penerbangan, dan pihak terkait lainnya, diharapkannya lonjakan harga tiket pesawat di Palangka Raya dapat dicegah.
"Hal ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan liburan atau mudik dengan biaya yang terjangkau," pungkasnya. (MARINI/R)









