BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Minat masyarakat terhadap olahraga panahan tradisional atau horsebow di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini tampak dari ramainya sesi latihan yang digelar komunitas Kumai Archery Community (KAC) di Lapangan Mako Brimob Batu Belaman, Kumai, Minggu, 30 November 2025.
Latihan rutin tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Hari Minggu menjadi waktu latihan paling padat, selain jadwal reguler yang juga digelar setiap Rabu dan Jumat.
Pelatih sekaligus pengurus KAC, Hendri Siswanto, menyampaikan bahwa minat terhadap panahan tradisional terus tumbuh sejak komunitas ini berdiri lima tahun lalu.
“Peminat panahan tradisional semakin bertambah dan beragam, dari tingkat SD, SMP, SMA, sampai orang tua. Antusiasnya luar biasa,” ujarnya.
Selain berlatih rutin, KAC juga aktif mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat daerah, kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Ada anggota kami yang pernah meraih juara tiga nasional di Bandung. Dan baru dua minggu yang lalu, binaan KAC juga menjadi juara umum pada event gebyar panahan di MTsN 2 Kobar,” jelas Hendri.
Dengan meningkatnya minat dan semangat atlet, Hendri berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk menghadirkan agenda kejuaraan panahan tradisional secara berkala di Kotawaringin Barat. Menurutnya, turnamen yang digelar beberapa kali dalam setahun akan memberi arah yang jelas bagi perkembangan atlet.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa memberi perhatian lebih. Jika panahan tradisional dapat memiliki gelaran kejuaraan rutin, ini akan sangat memotivasi para atlet,” tuturnya.
Hendri juga berpesan kepada para pemanah untuk menjaga konsistensi dan semangat berlatih.
“Panahan ini punya nilai ibadah dan nilai prestasi. Musuh terbesar kita adalah rasa jenuh. Selama semangat terjaga, insyaallah prestasi bisa diraih,” katanya.
Suasana latihan pada Minggu pagi itu berjalan hangat dan kompak, menunjukkan bahwa panahan tradisional semakin digemari dan berpeluang melahirkan atlet berprestasi dari Kotawaringin Barat. (SITI AKOBAH/j)









