NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Pelatihan High Angle Rescue Technique (HART) tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung di kantor BPBD Kabupaten Lamandau, Selasa, 2 Desember 2025.

Kepala BPBD Lamandau, Hendikel, menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam menghadapi situasi darurat dan potensi bencana di kabupaten tersebut.

"Pelatihan ini penting agar personel dapat memiliki keterampilan yang dibutuhkan saat terjadi bencana," ujarnya.

Pelatihan HART dilaksanakan selama 4 hari, dengan penyampaian 7 materi serta kegiatan praktik di lapangan, oleh narasumber/instruktur dari Basarnas Provinsi Kalimantan Tengah. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 30 personel, terdiri dari TRC dan BPBD (11 orang), Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (15 orang), serta TNI dan Polri (4 orang).

Hendikel menyebutkan bahwa pelatihan ini akan membekali peserta dengan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan fisik untuk melakukan penyelamatan secara aman dan efektif di area vertikal seperti gedung tinggi, tebing, maupun menara.

"Hari ini, kita mengadakan pelatihan yang akan membekali peserta dengan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan fisik untuk melakukan penyelamatan secara aman dan efektif di area vertikal seperti gedung tinggi, tebing, maupun menara," katanya.

Hendikel menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di daerah masing-masing.

"Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di daerah masing-masing," harapnya. (NATALIA KRISTIN/j)