BORNEONEWS, Sampit – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi berharap kafilah daerah ini yang akan mengikuti Duta Qasidah Nusantara ke-28 mampu menorehkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah.
“Selamat atas terpilihnya menjadi duta perwakilan dari Kotim. Bagi para peserta yang telah meraih juara sebelumnya, saya berharap prestasi itu dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Umar Kaderi saat melepas kafilah, Selasa, 2 Desember 2025.
Seni qasidah memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai Islam melalui pendekatan seni dan budaya.
Ia mengingatkan para peserta agar tidak melupakan tujuan utama keikutsertaan mereka dalam ajang ini, yaitu menyemarakkan syiar Islam sekaligus meneguhkan keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Seni qasidah merupakan media yang efektif untuk mensyiarkan nilai-nilai Islam. Kita patut bersyukur karena pemerintah mendukung pelestarian seni dan budaya yang menjadi bagian dari kekayaan Indonesia,” ujarnya.
Ia berpesan agar peserta selalu menjaga stamina, kesehatan, serta melakukan latihan secara maksimal sesuai cabang yang diikuti sehingga dapat tampil prima saat perlombaan.
“Saya berharap kafilah Kotim dapat mencapai prestasi tertinggi di tingkat nasional dan menjadi kebanggaan Kalimantan Tengah serta Kabupaten Kotawaringin Timur,” tambahnya.
Dirinya juga mengapresiasi seluruh pelatih, official, serta pengurus DPD Lasqi Nusantara Jaya Kotim yang telah bekerja keras mempersiapkan peserta melalui pemusatan latihan intensif.
“Terima kasih atas upaya maksimal yang telah dilakukan. Meski waktu latihan relatif singkat, kualitas pembinaan sangat menentukan keberhasilan peserta. Semoga bekal latihan membawa mereka menjadi yang terbaik,” tandasnya.
Ketua Lasqi Nusantara Jaya Kotim Muhammad Fauzi mengatakan, pihaknya mengirim 30 orang, terdiri dari peserta, pelatih, dan official untuk mengikuti Pemilihan Duta Qasidah Nusantara ke-28 Tahun 2025 di Bogor.
Adapun cabang lomba yang diikuti antara lain Pop Religi Dewasa Putri, Gambus Remaja Putra, serta Rebana Klasik Dewasa Putra dan Putri.
Fauzi menjelaskan, seluruh peserta telah menjalani latihan selama kurang lebih dua bulan untuk mematangkan kemampuan di masing-masing cabang lomba.
“Kami berharap persiapan yang dilakukan dapat menghasilkan prestasi terbaik dan membawa nama Kotim semakin dikenal di tingkat nasional,” katanya. (DEWI PATMALASARI/j)









