NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pemaparan Hasil Pengumpulan Data dan Sesi Diskusi Program Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia.

Bupati Lamandau yang diwakili oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan SDA, Meigo, memimpin kegiatan ini. Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia berada di Kabupaten Lamandau selama kurang lebih tiga bulan untuk mengumpulkan data, melakukan observasi lapangan, dan memetakan isu strategis kawasan transmigrasi.

Sejak awal, tim terlibat langsung dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menggali persoalan, potensi, serta arah pengembangan wilayah. Upaya ini merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

Meigo mengapresiasi atas kerja keras tim. Ia menegaskan bahwa hasil riset yang disusun telah menghasilkan laporan komprehensif terkait isu, potensi, serta arah pengembangan kawasan transmigrasi, khususnya di wilayah Belantikan Raya.

"Kita memerlukan masukan, validasi data, dan sumbang saran yang konstruktif untuk mendukung kemajuan daerah kita," tegasnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

"Dengan adanya FGD ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang tepat untuk pengembangan kawasan transmigrasi di Lamandau," harap Meigo.

Pemkab Lamandau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan daerah dengan memanfaatkan hasil riset dan rekomendasi dari perguruan tinggi. FGD ini adalah salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut. (NATALIA KRISTIN/j)