BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memulai langkah awal persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah 2026 dengan fokus melakukan pemetaan kekuatan dan kelemahan masing-masing cabang olahraga sejak sekarang.
Ketua Umum KONI Kobar, Fatmawati menjelaskan, pemetaan potensi menjadi pijakan utama untuk menyusun strategi pembinaan yang tepat sasaran.
“Kita membuka ruang koordinasi, evaluasi, dan komunikasi seluas-luasnya antar cabang olahraga. Pemetaan ini akan menjadi dasar kita menentukan nomor unggulan, memperbaiki kelemahan, serta memaksimalkan peluang medali di setiap cabor,” jelas Fatmawati, Rabu, 3 Desember 2025.
Menurut Fatmawati, persiapan yang dilakukan sejak dini menunjukkan keseriusan KONI Kobar untuk kembali berbicara banyak di ajang Porprov mendatang.
“Ini adalah fondasi awal kebangkitan prestasi olahraga Kotawaringin Barat. Kita ingin tampil beda di 2026, bukan sekadar ikut, tapi menjadi penentu,” jelas Fatmawati.
Ketua Harian KONI Kobar, Arief Asrofi menekankan pentingnya sinergi dan kebersamaan seluruh elemen olahraga di Kobar.
“Sinergi, keterbukaan, kekeluargaan, dan kebersamaan adalah kunci. Kalau kita punya visi yang sama, yakinlah hasilnya akan luar biasa,” jelas Arief Asrofi.
Arief Asrofi mengatakan, hasil pemetaan akan segera ditindaklanjuti dengan program pembinaan berjenjang yang lebih terarah, termasuk pemusatan latihan, try out, serta penyediaan pelatih dan sarana yang sesuai kebutuhan masing-masing cabor. (WAHYU KRIDA/H)









